Bukti Kalau orang BATAK setia akan cinta, tetap dinkahi dan Menikah meski sakit

Andri Aryanto Pasaribu dan Liyana Rinda Pangaribuan Baru saja melangsungkan pernikahan di Bogor, Jawa Barat, Sabtu 13 Agustus 2016 lalu, Namun penuh kesedihan dan juga terus menerus dibanjiri air mata.

Mengapa demikian?
Bisa dikatakan bahwa cintalah yang membuat Lyana menjadi kuat, Sebab pada acara pernikanya dengan calon suaminya, Lyana masih terbaring drumah sakit, Bukan main... bahkan dokter pun tidak mengijinkan Lyyana keluar, Namun tetap saja hadir dalam acara pernikahantersebut.

Keterangan dihimpun dari laman Teman facebook kedua mempelai , bahwa pemberkatan terpaksa digelar di sebuah rumah sakit di kawasan Bogor. Andri yang juga saat itu mASIH sakit–namun tidak separah Liyana– menggotong istrinya sampai ke Gedung Bagas Raya Cibinong.

Ini foto-foto mereka:
Andri Aryanto Pasaribu dan Liyana Rinda Pangaribuan

Andri Aryanto Pasaribu dan Liyana Rinda Pangaribuan

Andri Aryanto Pasaribu dan Liyana Rinda Pangaribuan

Andri Aryanto Pasaribu dan Liyana Rinda Pangaribuan

 Tanggal 08/02/2016 saya dan Andry juga Liyana Bertemu di Graha Cijantung Jakarta Timur, untuk membicarakan Foto dan Video, Singkat cerita, Andry dan Liyana sepakat memakai jasa saya untuk mengabadikan moment hari bahagia mereka dari martumpol dan Wedding.

Tanggal 08/07/2016 mereka pun melaksanak acara martumpol di HKBP Ciluer Bogor.
saya sebagai photogapher andry dan Liyana, menyaksikan acara martumpol mereka berjalan dengan lancar dan penuh kebahagian, Andry yang saya kenal orang nya sangat lah baik sopan, begitupun Liyana yang saya kenal orang nya baik rendah hati, acara pun berlanjut dengan acara martonggoraja ,acara nya pun sangat lah ramai, banyak sekali orang yang datang.

Tepat nya tanggal 13/08/2016 Mereka melangsung acara pernikahan, saya pun dan team bergegas menuju Rumah Liyana karena acara marsibuhaibuhai dirumah parboru, sampailah saya disana jam 06:12, dapat kabar Pengantin Wanita (Liyana Pangaribuan) masuk rumah sakit. Singkat cerita saya ngobrol bareng sama keluarga Liyana, keputusan nya saya menunggu kabar dari rumah sakit, dan saudara-saudar Liyana pun banyak datang ke rumah Liyana, dan saya mendapat kabar acara pemberkatan dilangsungkan di Rumah sakit yang berada di Ciluer.

Acara Pemberkatan dilaksanak jam 11 : 04, acara pun sangat terharu dan membuat banyak mata yang tidak satu pun tidak meneteskan air mata, tapi yang saya ingat kata-kata Liyana, saya ga mau melihat kalian nangis begitu pun dia berkata dengan Suaminya Andry, Abang tidak boleh nangis, dengan menahan air mata andry pun mencoba tersenyum untuk menyenangkan hati Liyana
dan setelah pemberkatan mereka saling menukar cincin ,
sambil berkata kepada istrinya, aku akan selalu menyayangi mu mencintai mu dalam suka maupun duka” sehat sehat lah kau istriku panjang umurlah kau istriku” dan Liyana pun sebelum memasukan cincin jari manis andry berkata “

iklas kan kau bang andry .. jawabnya iya de abang iklas apapun keadaannya abng iklas... ucap istri bilang ke andry.. maafin aku yah bang .. sambil andry memegang tangan Liyana erat-erat dan mencium kening nya.. dan mulailah tukar cincin .. suasana sangat terharu air mata mulai bercucuran .. dan saya pun ikut menangis , ini adalah pasangan yang sangat tangguh dan kuat dalam keadaan apapun. Setelah selesai istrinya(Liyana), aku kuat bang andry , dan bilang ke orang tuanya aku ingin lihat pesta saya dan bang andry aku ingin Lihat gedung itu. Padahal pihak rumah sakit dan dokter yang menangani tidak memperbolehkan Liyana menghadiri Pesta adat, dikarnakan kondisi Liyana tidak Memungkinkan. Tapi itulah kuasa Tuhan yang sungguh Luar biasa, bisa sampai kegedung Bagas Raya Cibinong, walaupun harus di gendong andry dan hanya terbaring sesaat sampai di ruang Pengantin

akhirnya sekitar jam 14:00 pengantin masuk ke gedung dengan di gendong oleh andry , suasana gedung sangat antusias dan saya melihat banyak orang yang menangis “ mungkin kalau saya bisa mendengar hati mereka ada yang berkata “ sungguh Luar biasa pasangan ini, walaupun dalam keadaan sakit tetap menghadiri Pesta adat” dan saya coba memberi semangat untuk Liyana dengan menyuruh undangan tepuk tangan, sungguh luar biasa”
acara pun berlanjut sesuai buku acara,dan saat Ulos hela banyak sekali yang ingin mengabadikan moment tersebut, saat-saat ulos hela saya melihat tangisan air mata pun mulai bercucuran begitupun pasangan pengantin ,, dengan sesekali menahan sakit, sambil tangan di infus”
petuah dari orang tua Liyana “ yang saya kutip jadilah pasangan yang takut akan Tuhan
sampai maut memisahkan, lalu dipeluknya mereka oleh orang tuanya

dan saya melihat kuasa Tuhan hadir ditengah tengah acara andry dan Liyana , mungkin kalau tanpa turut campur tangan Tuhan tidak akan terjadi Pernikahan ini karena saya menyaksikan sendiri Liyana menahan sakit di perut nya dan andry terus menerus memegang tangan Liyana , walaupun Liyana sempat tertidur dalam acara adat, itu tidak mengurangi kebahagian mereka berdua

setelah Tulang dari paranak mangulosi” dengan kondisi Liyana , akhirnya kembali digendong untuk dibawa ke rumah sakit untuk di rawat.

saya sangat salut Untuk pasangan ini, dalam keadaan apapun mereka tetap bersyukur mereka tetap diberkati dimanapun itu sekali pun dirumah sakit, mereka tetap ikut mangadati dalam resiko apapun
mungkin Pernikahan ini menjadi banyak inspirasi untuk banyak orang.

sekarang pasangan ini sudah pulih kembali

Happy Wedding Andry dan Liyana
Jadilah Keluarga yang takut akan Tuhan
dan jadilah pasangan sampai maut memisahkan kalian berdua
amin

Jangan putus di kamu kabar gembira ini.
Bagikan agar banyak yang mendoakan keluarga ini.

Tuhan yesus memberkati
‪#‎keselamatanku_yesus_kristus‬


Batak Punya Updated at: 11:56 PM

3 komentar:

  1. Sicewek mengidap sakit apa yg min, ko tiba2 masuk RS aja.

    ReplyDelete
  2. Wow... haru.. Nadipasada ni Debata dang jadi sirangonni jolma.

    ReplyDelete
  3. Inilah bukti keseriusan dan ketulusan cinta, semoga bahagia selamnya

    ReplyDelete

Berkomentarlah Sesui Topik.
Jangan Promosi donk Disini!!!!
Yang Melakukan Spammer Langsung Kami Hapus.
Terimakasih, Horas, Mauliate.