Kumpulan Puisi Roamantis puisi ucapan selamat malam selamat pagi selamat siang

Hai.. sobat sedang mencari puisi-puisi gitu ya, baik puisi di malam hari, puisi d pag hari, puisi siang hari dan puisi hari apa saja. beberapa orang selalu suka membuat kehidupan yang puitis. Merayu pacar juga bisa dengan puisi. Jika anda sedang ingin mencari puisi, maka coba baca artikel kami ini.
ya sudah beberapa puisi singkat akan kami share disini ya.

Jika hanya dalam mimpi kita bisa saling mencintai, biarlah dua mata ini terpejam seribu tahun lagi.

Mendekatlah sayang, peluk aku, dalam dendamku, ada tusuk lukaku yang membuatmu terpejam selamanya

Sembari berbaring memandang treyuhnya alam, dalam pikiran akupun tak lupa memikirkan kisah lampau yg kita lewati.

Esok jika kau pulang, pastikan matamu masih terpejam. Agar sempat kusembunyikan segala yang tak perlu kau pandang.

angan pejamkan mata sebelum sempurna senja. Sebagaimana fajar, senja juga ingin kau pandang dengan tatapan mesra.
Kumpulan Puisi Roamantis


Selalu ada cara merindukanmu yang jauh. Cukup pejamkan mata. Lalu, kau terasa ada.


kita adalah dua tubuh yang saling merayakan kesedihan, kau memperingati kepergiannya, aku memperingati kepergianmu.

Jika kau mencintaiku, jatuhlah seperti daun di atas tubuhku; lembut tanpa memberi rasa sakit.

Aku tak sempat menggambar matamu dalam pandanganku. Angin membawanya lari bergerak pergi, dan aku sendiri.

Aku menatap bisu pada sebuah arloji, yang mendamba jarumnya bergerak ke kiri, begitulah kiranya menunda mati.

Aku ingin sekali meniru gerakan langkah kakimu yang cepat meninggalkanku. Tanpa meninggalkan jejak dan tanpa bunyi.

Aku tidak pernah berkelakar, karena aku tak suka main-main. Karena cinta akan indah bila ada keseriusan.

Kelak di senja yang sama di tempat yang berbeda; kau memeluk kekasihmu, aku memeluk kenanganku.

Pada sebuah perpisahan perempuan itu menanggung dua kehilangan; kekasihnya, dan dirinya sendiri.

pergilah ke dekat jendela, lihatlah hujan menyapamu di sana. dengarkan syahdu suaranya, ada kesedihanku di sana,

Rupamu merona jingga, tiga titik fokus wajahmu menyimpan rahasia; beruntung kameraku merekam dalam angle berbeda

Rupa tak selaras hati Diluar umbar tawa Didalam semai tangis Sungguh, ironi magis.

lukisnya dalam bingkai semesta, kalahkan segala prosa prosa bunga Masih aku bercerita, dengan kecacatanku akan rasa

Ku ingat sebuah nama, merupa sebagai wajah, adalah rindu atau cinta yang buatmu indah, ku abadikan dalam seni rupa.

Di balik jendela bulan mei, Rupa cemas membekas tangis haru terhempas, Anak kami, dibunuh bangsanya sendiri.
Serupa ikan-ikan di samudra itu, ingin berenang; tapi lautan itu air mataku sendiri.

Terkait:
puisi selamat malam
puisi malam sunyi
kumpulan puisi malam
puisi malam yang indah
puisi harapan puisi malam
puisi malam hari
puisi malam minggu,
puisi malam minggu kelabu


Batak Punya Updated at: 11:27 AM

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah Sesui Topik.
Jangan Promosi donk Disini!!!!
Yang Melakukan Spammer Langsung Kami Hapus.
Terimakasih, Horas, Mauliate.