Orang tenggelam didanau toba karena tidak pamit sama orang tua

Enjel boru Lumbantungkup (13), warga Desa Nainggolan, Kecamatan Nainggolan, tenggelam di Danau Toba di perairan Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Kamis (23/6/2016).

Kronologinya adalah, mereka berencana mandi di pantai pandua yaitu setelah pulang skolah dan mereka ada tiga orang, yakni Angelina, Gloria Sigalingging dan Fitriani Aritonang.

Karena sekolah akan libur, jadi mereka bertiga berencana mandi disana dan foto-foto disana.Namun mereke tidak menyadari bahwa itu adalah perpisahan terahir mereke.

Fitriani aritonang mengatakan, mereke masuk ke danau toba dan saling merangkul tangan.Namun karena ada ombak, maka mereka bertiga langsung tenggelam.

Informasi dihimpun di lokasi, salah satu warga, Op Sanggam Parhusip mengatakan, Fitriani dan Gloria diselamatkan oleh pengangon (pengembala) kerbau yang sedang berada di lokasi.

Menurutnya, pengangon itu melihat tangan Gloria dan langsung bergegas melakukan penyelamatan terhadap Gloria dan Fitriani yang pada saat itu sudah keadaan tidak sadar, tapi nyawanya selamat. Op Sanggam pun langsung mencarikan becak motor memboyong Fitriani ke Rumah Sakit Umum (RSU) HKBP Nainggolan.

Mereka sadar setelah siuman dirumah sakit dan dimintai keterangan.
Jadi sebelum kesana ... teman-teman Angelina menyuruhnya agar permisi samaorang tuanya... namun sebelum permisi mereka sudah pergi.

Mereka menuju pantai tanpa permisi ke rumah. Sesampai di sana, Angel, Gloria, dan Fitriani masuk ke Danau Toba saling merangkul tangan. Kedalaman air yang dirasakan Fitriani baru sepangkal pahanya dan tiba - tiba tenggelam. Lalu Fitriani sadar sudah berada di RSSU HKBP Nainggolan.
"Berpegangan tangan kami bertiga dan masuk ke danau. Masih sepaha dalamnya, tiba-tiba langsung tenggelam dan sadar, saya sudah dirawat," sebut Fitriani.

Angelina Lumbantukkup
Enjel Lumbantukkup (13), korban hanyut di Danau Toba sempat dibawa ke Puskesmas Sirait, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Kamis (23/6/2016).

Pantauan di lokasi sebelum ditemukan, segala cara dikerahkan masyarakat untuk menemukan jasad Angelina. Orang tua Angel, ibu Prima br Harianja memohon dengan meletakkan daun sirih seraya berucap "Angel, mulak maho inang (Angel, pulang lah putriku)," ujarnya.
Akhirnya jasad korban ditemukan usai dilakukan pencarian menggunakan jaring jala yang sederhana oleh masyarakat.

Sumber http://www.hetanews.com/article/57498/siswi-smpn-1-nainggolan-tenggelam-di-danau-toba-ditemukan-tewas


Batak Punya Updated at: 7:42 PM

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah Sesui Topik.
Jangan Promosi donk Disini!!!!
Yang Melakukan Spammer Langsung Kami Hapus.
Terimakasih, Horas, Mauliate.