Undangan sudah berjalan, sinamot sudah kuterima, Namun kamu meninggalkan ibu... Kemana lagi aku mengadu, Tuhan

Duka dialami oleh korban kecelakaan pada Sabtu (15/10) pukul 23.30 lalu. Termasuk yang dialami oleh Ratap Br Lumbantobing, ibunda Tutur Novita sari Boru Hutabarat, Dusun Aek Rangat, Kelurahan Partali Toruan, Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara.

KOrban sendiri adalah kelahiran 22 November 1990, Dan diketahui korban akan melangsungkan pernikahan pada 22 Oktober mendatang. Namun kebahagiaan malah menjadi duka, dimana Tutur sudah duluan dijemput maut, Padahal Sinamot (Mahar), sudah diterima ibunda korban dan ibunda korban telah membagikan sinamot tersebut dan juga undanganya telah disebarkan.

Ibunda korban tentunya sangat terpukul berat dan tanpa hentinya Mangandungi (menangis), “Hanya akulah bernasib seperti ini. Boru yang akan kunikahkan meninggal dunia. Kemana lagi aku mengadu, Tuhan. Mengapa nasib seperti ini kami alami,” ratap Br Lumbantobing, ibunda korban.

sinamot sudah kuterima

“Undangan dan tanda tuhor ni boru (mahar) sudah aku bagikan. Rencananya mulai minggu kemarin aku berjalan kembali mengundang semua tetangga satu per satu untuk mengundang agar mereka ikut ke pesta kita di Samosir. Tapi seperti inilah jadinya. Sinamot (uang mahar) sudah kuterima, bagaimana nasib ibumu ini,” jeritnya lgi.

Baca juga:
Lama tidak hujan, Samosir Gelar Ritual Budaya dan para Raja Bius akan menggunakan Pisau Sihotor

Padahal belum lama ini abangnya Tutur juga meninggal pada pada bulan juni 2016, Kata warga disana.

sementara Jasad Tutur Novita Br Hutabarat dimakamkan di pemakaman keluarga yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah orangtuanya, arah Siarangarang.


Batak Punya Updated at: 8:51 PM

1 komentar:

  1. Turut berduka cita sedalam2nya.smoga dibalik itu smua ad hikmahnya utk kdepannya

    ReplyDelete

Berkomentarlah Sesui Topik.
Jangan Promosi donk Disini!!!!
Yang Melakukan Spammer Langsung Kami Hapus.
Terimakasih, Horas, Mauliate.