Wanita penghibur (PSK) Morako tidak mau melayani pria indonesia

Sudah dibayar mahal... ko PSK asal morako tidak mau melayani orang indonesia? Padahal orang indonesia juga mau membayar mahal... yakni tarif 5 juta/ Short Time.
 Mengapa demikian?

Imigrasi Jakarta Pusat bekerjasama dengan polisi menangkap 17 wanita pekerja seks komersial (PSK) asal Maroko.

Kepala Imigrasi Klas 1 Jakarta Pusat, Tato Juliadin Hidayawa mengatakan, Sebanyak 19 wanita berpaspor Maroko yang ditangkap di kawasan Puncak, Bogor.

Salah stu yang membuat unik adalah mereka tidak mau menerima pelanggan asal indonesia, diamana dilatarbelakangi faktor keamanan. Mereka khawatir praktek prostitusi yang dijalani bakal terungkap jika menerima pria lokal. “Mereka menganggap, jika yang memesan orang lokal, itu adalah petugas yang menyamar,” ujar Dimas.

(Baca: Boru batak dibawah umur dicabuli, dalam 1 malam 5 kali di gituin)
 


Mereka pun di tangkap disebuah club malam di senayan dan ini berkat aduan warga yang curiga adanya aksi terselubung disana.



Ia mengungkapkan, untuk membongkar dugaan prostitusi terselubung ini, pihaknya menurunkan personel yang memiliki perawakan Timur Tengah.

Awalnya, petugas menangkap dua perempuan. Belakangan diketahui jumlah mereka mencapai 19 orang. Diduga, banyak PSK yang lolos karena segera mengetahui penggerebekan yang dilakukan petugas Imigrasi tersebut.


Batak Punya Updated at: 4:35 AM

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah Sesui Topik.
Jangan Promosi donk Disini!!!!
Yang Melakukan Spammer Langsung Kami Hapus.
Terimakasih, Horas, Mauliate.