Friska br Gultom Ahirnya Ditemukan Dan Dia Dilarikan Oleh Si Manalu Dan Hendak Di Jual

.
Setelah beberapa hari membuat resah orangtua dan sangat karena tidak pulang kerumah ahirnya Friska Handayani boru Gultom, siswi SMA Kampus Nommensen Pematangsiantar ditemukan. Boru batak yang masih ABG ini ditemukan oleh jajaran direksi angkutan kota (angkot) Ria Jaya saat makan di warung milik D Nababan yang berada di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Siantar Martoba, Minggu (26/2) sekira pukul 13.00 WIB.

Saat ditemukan, Seketika ditempat itu langsung berdatangan warga sehingga sangat ramai. Sebab Friska yang dilaporkan menghilang sejak Sabtu (18/2) silam itu sudah menjadi bahan perbincangan warga sekitar. Friska terlihat mengenakan kaos berwarna biru, celana jeans dan sendal jepit. Ia hanya bisa menunduk dan menutupi wajahnya menggunakan rambut. Sesekali ia menjawab pertanyaan dari warga, serta direksi dan supir angkot Ria Jaya yang berada di sana.

Friska berpelukan dengan keluarga
Friska berpelukan dengan keluarga
Jeje Simorangkir, koordinator angkot Ria Jaya menuturkan, informasi keberadaan Friska itu diketahuinya melalui salah seorang supir angkot.

"Ada supir kami yang memberitahu, makanya kami langsung ke warung ini. Sempat juga dia tidak mengaku bernama Friska. Namun setelah kami paksa, dia akhirnya mengaku,” jelasnya.

Ketika ditemukan, Friska tak sendiri. Warga Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Pondok Sayur, Siantar Martoba, itu sedang bersama dua temannya, masing-masing Dewi Sitorus dan Rio Gultom.
Sementara Denny Manalu, pria yang membawa Friska kabur, sudah tidak berada di lokasi. Menurut informasi, pria itu sudah melarikan diri.

"Tadi orang ini sedang makan miso. Sebelumnya aku nggak tahu masalah ini. Akupun nggak tau tadi jam berapa orang ini datang ke sini. Karena aku juga baru datang,” kata D Nababan, pemilik warung.

Masih di lokasi yang sama, Dewi Sitorus mengaku bahwa dirinya baru berkenalan dengan Friska di Penginapan Pulo Kumba yang tak jauh dari warung itu.

"Aku orang Kisaran. Baru tadi malam kami kenal di Pulo Kumba. Main-main saja aku ke sini, jumpai kawan. Baru tiga hari aku ke sini liburan. Karena Jumat dan Sabtu kan kami libur. Hari ini sebenarnya aku mau pulang karena besok sekolah,” Kata gadis berusia 17 tahun yang bersekolah di salah satu SMK swasta di Kota Kisaran itu.

Hal senada juga diungkapkan Rio Gultom. Dia menuturkan baru mengenal Friska.

Kenal-kenal begitu saja. Tadi sempat juga kreta-ku dipinjam si (Denny) Manalu itu. Katanya ada urusan sebentar. Rupanya melarikan diri dia. Kreta-ku diparkirkan dia di Pulo Kumba,” ungkap warga Jalan Rakutta Sembiring ini.

Beberapa saat berselang, Friska yang terus ditanyai, mulai menceritakan kejadian yang dialaminya. Ia kemudian membeberkan bahwa sebelum dibawa kabur, Denny Manalu berjanji membelikannya kado.

"Aku dijemput naik angkot Ria Jaya. Tapi bukan yang tulisannya ‘Bla Bla Bla’ itu. Dia bersama kawannya menjemput aku naik angkot Ria Jaya nomor pintu 064. Nggak tau siapa nama kawannya itu. Dia (Denny, red) berjanji mau beli kado untukku. Kami memang baru kenal, orang Sidikalang katanya dia,” ujarnya.

Friska saat Ditemukan
Friska melanjutkan, setelah dijemput pada Sabtu (18/2) sekira pukul 16.00 WIB, malam harinya, Denny mengembalikan angkot tersebut kepada pemiliknya bermarga Manurung.


“Malamnya kami pulangkan angkot itu,” lanjutnya.

Lalu, selama seminggu belakangan, Denny membawa Friska menginap di rumah salah seorang keluarganya di Jalan Tangki, Siantar Martoba, di rumah temannya di Jalan Rajawali, Siantar Utara dan di penginapan Pulo Kumba.

Baca Juga: Ale Tuhan, Didia Do Borukki? Friska Boru Gultom Hilang Saat Pulang Latihan Paskibra

Empat hari kami di rumah keluarganya, katanya itu rumah oppung-nya. Dua hari di rumah kawannya dan tadi malam (Sabtu) di Pulo Kumba,” terangnya.

Ketika disinggung apakah Denny melakukan hal-hal yang tidak senonoh terhadap dirinya, Friska enggan membeberkannya.
Begitu pula saat ditanya terkait alasan mengapa dirinya tidak pulang ke rumah, Friska tidak menjawabnya. Meski begitu, ia mengaku bahwa Denny sempat hendak menjualnya.

Aku pernah mau dijualnya, tapi nggak jadi,” akunya.

Menanggapi permasalahan itu, Jeje menegaskan bahwa pihaknya tidak lagi memberikan izin kepada supir bermarga Manurung tersebut untuk membawa angkot Ria Jaya.

Aku nggak kenal sama si Manalu dan nggak pernah jadi supir dia itu. Untuk si Manurung itu, dia dikeluarkan, nggak ada toleransi, nggak bisa lagi beroperasi. Karena dia pun tidak ada minta izin dari CV Ria Jaya untuk mempekerjakan si Manalu itu. Tidak terdaftar dia itu menjadi anggota Ria Jaya. Si Manurung itu pun katanya orang Serbelawannya,” tegasnya.

Tak lama kemudian, personel Polsek Siantar Martoba tiba di lokasi. Friska yang saat itu sudah didampingi keluarganya kemudian dibawa ke Mapolsek Siantar Martoba.
Terpisah, Kapolsek Siantar Martoba AKP Hilton Marpaung yang ditanyai terkait penanganan kasus itu, tidak memberikan jawaban pasti.

Aku kan tadi nggak di TKP, anggotaku yang ke sana. Tanya sama anggotaku saja,” ucapnya saat dihubungi wartawan via telepon seluler.

4 Responses to "Friska br Gultom Ahirnya Ditemukan Dan Dia Dilarikan Oleh Si Manalu Dan Hendak Di Jual"

  1. Yang menggatal nya kau adk....

    Kirain hilang nya krn diculik org yg gk dikenal...

    Tobatla kau adk..
    Kasihan mamak mu

    ReplyDelete
  2. Yang menggatal nya kau adk

    Yg dikirain banyak org .. Ntah diculik siapa gt dgn motif gt

    Tobat la kau adk
    Kasihan mamak mu

    ReplyDelete

Berkomentarlah Sesui Topik.
Jangan Promosi donk Disini!!!!
Yang Melakukan Spammer Langsung Kami Hapus.
Terimakasih, Horas, Mauliate.