Ngeri... Lae Ini Tewas Disantet di Pekanbaru, Muntah Darah Campur Kapas Berisi Miang Bambu dan Ijuk

.
Diduga ada orang yang tidak suka denganya, Asan Ashari (31) tewas mengenaskan dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Asan sendiri tinggal di Jalan Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat ini bahkan sempat dirawat selama lima hari di RS Pertamina, Pangkalan Berandan. Namun, pada hari Kamis (17/2) jam 03.00 wib, Dia meninggal dengan londisi mengerikan.

Korban msih sempat dirawat di Ruang Isolasi RS Pertamina untuk melindunginya dari pengaruh ilmu hitam yang dikirim oleh orang tak dikenal. Saat dalam perawatan hingga menjelang kematiannya, pihak medis terkejut melihat darah segar keluar dari mulut Asan Ashari. Darah segar itu disertai miang bambu dan ijuk berbalut kapas putih.

Dari hasil pemeriksaan dokter, Darah korban normal dan ia tidak memiliki penyakit apapun. Dengan demikian, Keluarga menyimpulkan bahwa korban di santet.

Yani (26), istrinya yang belum memiliki momongan meski sudah setahun dinikahi, tak henti-hentinya meratapi kepergian Asan. Meski yakin Asan disantet, pihak keluarga tak bisa menduga-duga siapa pelakunya.

 Selama hidup, menurut mereka Asan Ashari tidak mempunyai musuh.

“Dia 5 hari lalu tiba-tiba sakit dan langsung dibawa ke RS Pertamina dan ditempatkan di Ruang Isolasi. Kami tidak tahu apa jenis penyakitnya, tapi sebelum meninggal dari mulutnya keluar darah bersama kapas berisi miang bambu dan ijuk,” ucap Zali, abang korban kepada wartawan.
Asan Ashari saat dirawat / Via metro24jam.com
Asan Ashari saat dirawat / Via metro24jam.com


teknisi las di sebuah pabrik di Duri, Pekanbaru. Pekerjaan itu dilakoninya selama 10 hari. Nah, sepulang dari Pekanbaru, dia tiba-tiba jatuh sakit.

Selama ini zali mengatakan bahwa Asan adalah seorang pekerja teknisi las di sebuah pabrik di Duri, Pekanbaru. Pekerjaan itu dilakoninya selama 10 hari. Dan dia menganggap kematianya sungguh tak wajar dan ia menduga disantet.

Baca juga: Rebutan seorang janda, Dua pemuda sampai berkelahi ahirnya di polisikan

“Kami anggap kematiannya tidak wajar. Dia pasti disantet oleh orang-orang tak bertanggungjawab. Kami rasa dia kenanya di Duri, Pekanbaru. Karena usai pulang dari sana, dia tiba-tiba demam,” ucap Zali penuh selidik.

Sumber: news.metro24jam.com
Editor: Golan

0 Response to "Ngeri... Lae Ini Tewas Disantet di Pekanbaru, Muntah Darah Campur Kapas Berisi Miang Bambu dan Ijuk"

Post a Comment

Berkomentarlah Sesui Topik.
Jangan Promosi donk Disini!!!!
Yang Melakukan Spammer Langsung Kami Hapus.
Terimakasih, Horas, Mauliate.