Seperti yang kita ketahui bahwa Virus corona COVID-19 telah menyebar ke 181 dari sekitar 200 negara dan wilayah di seluruh dunia. Universitas Johns Hopkins mencatat. Pandemi, yang muncul pada akhir Desember di Wuhan, Cina, tpenyebaran covid 19 ini sudah hampir ke seluruh dunia dengan memakan korban yang tidak sedikit. Namun dengan banyaknya orang yang terinfeksi di seluruh dunia, ternyata ada beberapa negara yang masih nol kasus tentang Covid 19 ini.  Salah satu negara yang belum melaporkan adanya kasus covid 19 yaitu negara-negara Kepulauan Pasifik.

Aksi Petugas Medis di Wuhan Viral: Lepas Masker Sebagai Simbol Kemenangan dari Virus Corona
Aksi Petugas Medis di Wuhan Viral: Lepas Masker Sebagai Simbol Kemenangan dari Virus Corona

Inilah Negara-negara yang belum terkena Vieus Corona:

    Comoros
    Kiribati
    Lesotho
    Marshall Islands
    Micronesia
    Nauru
    Korea Utara
    Palau
    Samoa
    Sao Tome and Principe
    Solomon Islands
    Tajikistan
    Tonga
    Turkmenistan
    Tuvalu
    Vanuatu

Apa alasan Negara tidak terkena virus corona?

Contohnya Korea Utara, Kita ketahui bahwa peraturan pemenrintah di negara korea utara sangat dipatuhi oleh warganya sehingga hal ini berbuah hasil yang baik bagi negaranya tersebut. Negara Korea Utara sampai saat ini belum melaporkan kasus adanya covid 19 satu pun. Setelah virus ini muncul pertama sekali, negara Korea utara langsung mengambil tindakan yang luar biasa., korea utara menyegel perbatasannya dengan Cina pada Januari, melarang semua pelancong asing masuk.

Kemudian Contohnya lagi Turkmenistan. Turkmenistan juga dinyatakan masih belum terpapar virus corona. Negara tersebut melakukan pencegahan dengan membatasi perjalanan, pembersihan massal dan kampanye penyadaran mengatasi virus corona pada warganya. Selain itu, Turkmenistan juga berusaha memulangkan warganya dari luar negeri karena situasi yang genting akibat virus corona. Negatif virus corona, Turkmenistan diketahui membantu mengirim pasokan makanan ke Iran yang memiliki 32.000 lebih kasus.

Sementara, Tajikistan memang sudah mengutak-atik berbagai sistem pembatasan perjalanan yang berorientasi eksternal. Artinya, mereka sudah mengantisipasi untuk meminmalkan jumlah traveler atau orang asing yang masuk ke negaranya. Sayangnya, Presiden Tajikistan, Rahmon, kerap kali muncul di pertemuan besar di mana ada begitu banyak tari-tarian tradisional dan anak-anak kecil yang menghadiri acara tersebut. Untungnya, Tajikistan pada Maret lalu telah mengumumkan akan memblokir masuknya orang asing dari 35 negara yang terkonfirmasi memiliki kasus Corona.

Jadi intinya Untuk mencegah penyebaran virus corona beberapa negara melakukan sistem lockdown atau karantina wilayah. Artinya, akses masuk dan keluar ditutup untuk sementara waktu.
Indonesia sendiri memutuskan untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi guna mencegah penyebaran virus.

Post a Comment

Berkomentarlah Sesui Topik.
Jangan Promosi donk Disini!!!!
Yang Melakukan Spammer Langsung Kami Hapus.
Terimakasih, Horas, Mauliate.