Tanggal pernikahan Dedi Sitohang harusnya diselenggarakan hari ini yaitu 22/10/2020, Namun namun Dedi Sitohang yang kabur dari kediamannya di Lumban Simbolon, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara pada Senin, 12 Oktober 2020 tidak muncul juga padahal segala upaya telah dilakukan.

Dedi dan calon pasanganya LN sebelumnya telah melaksanakan acara martumpol (pra nikah) di gereja HKBP Dolok Tapian Nauli, Resort Jumaramba. Semua tidak menyangka apa yang dilakukan oleh pengantin pria ini dan kesal sama apa yang ia lakukan.

Pengantin Laki-laki Kabur, Keluarga Sihotang Kembalikan Calonya (Dang Diboto Lungun)

 

Seperti dikutip dari Dairinews.co:
Morhan Sitohang, bapa tua dari Dedi bersama keluarga memutuskan, mengembalikan LN ke rumah orang tua calon mempelai perempuan di Desa Bangun. Sebab, Morhan ikut menjemput LN ketika pasangan itu ketika ‘mangalua’ lalu membawa ke rumah ompung si Dedi, belum lama ini.

Mereka menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang tidak pernah diprediksi. Sesungguhnya, kata Morhan, mereka sangat ingin agar  rumah tangga baru tersebut terbentuk. Namun, Dedi dipandang tidak tahu diri. Mereka tidak membela perilaku Dedi.

“Dang diboto lungun na” kata  Morhan.

Diutarakan, Dedi adalah anak yatim. Ayahnya meninggal saat  Dedi masih usia 2 tahun. Seterusnya, ibunya boru Sinulingga kawin dan tak diketahui dimana. Sejak itu, Dedi diasuh ‘ompungnya’. Mereka hanya 2  bersaudara dimana kakaknya berdomisili  di Parratusan.

Kasus gagal nikah  itu diakhiri lewat acara adat. Atas arahan  natua-tua ni huta marga Capah, Morhan dan keluarga dekat didampingi dongan tubu, Sihar Sitohang menyerahkan ‘napuran tiar’ kepada LN. Mereka menyampaikan sepatah kata dan penyemangat, kiranya LN meraih  hari esok lebih baik.

“Asa anggiat tiar ari si dalalon na tu joloan on” kata Capah.

Sementara itu, Sihar berharap, problema itu jangan sampai merembet pada hubungan sehari-hari.  Hal itu diungkap mengingat dirinya memiliki komunikasi baik dengan marga Nainggolan.

Keluarga besar marga Nainggolan menunjukkan  kekompakan. Tampak pengurus marga ini intens dalam  pertemuan. Diantaranya CH Nainggolan, Parulian Nainggolan dan  Sondang Parhusip.

Keluarga Sitohang menyebut, tidak keberadan bila marga Nainggolan mengambil langkah.

“Molo anak naso mangoloi ajar, porlu do diajar”  kata seorang diantaranya. Hanya saja dipintakan, bila upaya itu ditempuh, hendaknya jangan sampai merepotkan pengurus gereja.

LN di hadapan  ayahnya, Zakarias Nainggolan  dan sanak famili mengungkap, andaikan Dedi kembali, dia  tak mau dinikahi. Dirinya sudah dianiaya.

Selain itu, uang yang dikirim abangnya buat beli sandal pernikahan, diambil Dedi.

Sebelumnya, Zakarias Nainggolan ayah LN mengungakap, sudah menyebar undangan. Ongkos tulang marga Limbong di Limbong Kabupaten Samosir  telah diberi. Panjar carter mobil juga dikeluarkan.

Dikatakan,  Dedi dan putrinya martumpol (acara pra nikah) Minggu (4/10/2020). LN tinggal sementara di rumah pengurus gereja di Lumban Simbolon.  Hubungan  kedua insan pacaran dimana Dedi sudah sering tidur dan makan di rumah Nainggolan.

Zakarias menyebut, menerima kabar kaburnya Dedi, Minggu (18/10/2020). Dia merasa diperlakukan tidak hormat. Sumber https://dairinews.co/2020/10/22/gagal-nikah-marga-sitohang-kembalikan-calon-pengantin-perempuan-ke-parbuluan/

1 تعليقات

Berkomentarlah Sesui Topik.
Jangan Promosi donk Disini!!!!
Yang Melakukan Spammer Langsung Kami Hapus.
Terimakasih, Horas, Mauliate.

  1. Saya belum bisa ambil kesimpulan. Karna semua pihak menyalahkan Dedi daya rasa tidaklah demikian. Semoga suatu hari dedi angkat bicara seperti apa yg sebetulnya.

    ردحذف

إرسال تعليق

Berkomentarlah Sesui Topik.
Jangan Promosi donk Disini!!!!
Yang Melakukan Spammer Langsung Kami Hapus.
Terimakasih, Horas, Mauliate.