Sudah seharusnya seorang ayah menjaga dan melindungi putrinya dari tindakan tidak senonoh yang akan menghancurkan masa depanya. Namun ayah yang satu ini malah tega berbuat bejat terhadap (borunya) atau putrinya sendiri sehingga harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Seperti dikutip dari detik.com, Peristiwa ini terjadi di Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), AG (51) ahirnya ditangkap setelah diduga mencabuli anak kandungnya sendiri sebanyak 4 kali.

"Tersangka telah menyetubuhi korban yang masih berusia 14 tahun sebanyak 4 kali. Pertama di bulan Agustus 2020 dan terakhir di Januari 2021," ujar Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin, Minggu (10/1/2021).

Sambil Bilang Diam Kau! Seorang Ayah Tega Gitukan Borunya (putrinya) sendiri Di Sibolga

 Sormin mengatakan tersangka menyetubuhi korban di dalam kamarnya. Aksi bejat tersangka dilakukan saat istri dan anak keduanya tidak berada di rumah.
"Korban anak pertama. Tersangka melakukan aksinya saat anak keduanya pergi ke warung. Sementara istrinya yang membawa anak ketiga di Nias karena sudah pisah ranjang selama 4 tahun," tuturnya.

Penangkapan tersangka ini, kata Sormin, berawal dari laporan yang dibuat ibu korban. Kepada penyidik, AG mengakui perbuatannya yang dilakukan pertama kali pada Bulan Agustus 2020 diruang tamu rumahnya.

Menurut AG, awalnya Bunga menolak saat dirinya hendak melampiaskan hasratnya. AG kemudian mengancam Bunga, tidak akan diberi uang bila menolak keinginannya.

“Pada hari dan tanggal yang tidak diingat lagi, bulan Agustus 2020, AG dan kedua anaknya tidur diruangan tamu. Saat itu timbul nafsu syahwatnya. Diam kau nanti nggak kukasih uang belanja dan uang jajanmu,” ungkapnya.

Setelah perbuatan tersebut dilakukan, AG mengingatkan Bunga agar tidak memberitahu siapapun tentang perbuatan bejatnya tersebut sembari memberikan uang Rp20.000 sebagai hadiah.

“Perbuatan tersebut dilakukan lagi pada bulan Nopember, Desember 2020 dan Januari 2021. Dengan memberikan uang sebesar Rp10.000 pada Bunga,” kata Sormin.

Terhadap Bunga telah dilakukan Visum et Repertum dan terbukti kalau bagian kewanitaan Bunga telah rusak.

Usai menjalani pemeriksaan, AG kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Setelah ditangkap, tersangka kemudian dibawa ke Polres Sibolga. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

"Diduga telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76D jo Pasal 81 ayat (3) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman selama 15 tahun," jelas Sormin.

Sumber: Detik.com

Post a Comment

Berkomentarlah Sesui Topik.
Jangan Promosi donk Disini!!!!
Yang Melakukan Spammer Langsung Kami Hapus.
Terimakasih, Horas, Mauliate.